Surat Panjang dan Jendela Setengah Terbuka

:bersama DisaTannos @jemarimenari

1.
kau tak pernah pergi dan aku
lebih sendiri dari musim pengujung tahun.
bertahun-tahun aku berpura-pura
mengenalmu dan Januari
yang belum tiba selalu menyisakan
sedikit kehilangan.

2.
aku merangkum kamu
dalam sebuah pelukan yang tak mengerti
perpisahan, sebab masing-masing kita
tak tahu cara saling menatap selain
melalui hal-hal yang kaca pada
hari-hari paling mendung.

3.
kubayangkan kau jendela
dan aku jadi hujan kecil. betapa kita
disukai percakapan dalam surat-surat panjang.
kau menuliskan nama-nama anonim untukku
menutup puisi dengan kata-kata tak berantonim.

4.
bukalah jendela jika kepalaku terlalu riuh
dan kau tak juga terbiasa.
bila hujan berhenti kelak,
masihkah kau jatuh dan mencintaiku?

*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s